...SELAMAT DATANG...

Interaksi Manusia dan Komputer


Makalah Interaksi Manusia dan Komputer
"Interaksi Manusia dan Komputer"

Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas
Mata Kuliah Interaksi Manusia Dan Komputer
Dosen Pembimbing: Septia Lutfi, S.Kom, M.Kom


Disusun Oleh:
Akhmad Dimyati (NIM : 2116R1183)



FAKULTAS TEKHNIK INFORMATIKA
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
2018/2019

BAB I


PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang
        Pada tahun 1970 mulai dikenal istilah antarmuka pengguna (user interface), yang juga dikenal dengan istilah Man-Machine Interface (MMI), dan mulai menjadi topik perhatian bagi peneliti dan perancang sistem. Perusahaan komputer mulai memikirkan aspek fisik dari antarmuka pengguna sebagai faktor penentu keberhasilan dalam pemasaran produknya. Istilah human-computer interaction (HCI) mulai muncul pertengahan tahun 1980-an sebagai bidang studi yang baru. Istilah HCI mengisyaratkan bahwa bidang studi ini mempunyai fokus yang lebih luas, tidak hanya sekedar perancangan antarmuka secara fisik.
        Sejarah interaksi manusia dan komputer dimulai pada tahun 50-an ketika komputer pertama kali diperkenalkan secara komersial. Komputer yang diperkenalkan ini sangat sulit dipakai dan tidak praktis. Kemudian pada tahun 70- an mengalami perkembangan penggunaan teknologi ini secara cepat dan mengagumkan ke berbagai penjuru kehidupan (pendidikan, perdagangan, pertahanan, perusahaan, dan sebagainya). 
      Kemajuan teknologi ini juga mempengaruhi rancangan sistem, sehingga muncul isu teknik antarmuka pemakai (user interface) yang diketahui sebagai Man-Machine Interaction (MMI) atau Interaksi Manusia-Mesin. Pada pertengahan tahun 80-an, para peneliti akademis mengenalkan istilah Human-Computer Interaction (HCI) atau interaksi manusia-komputer.

1.2   Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud Interaksi Manusia dan Komputer ?
2. Apa saja ruang lingkup Interaksi Manusia dan Komputer?

1.3   Tujuan Penulisan

1. Untuk memenuhi tugas Interaksi Manusia dan Komputer.
2. Mengetahui pengertian dan ruang lingkup Interaksi Manusia dan Komputer.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Manusia adalah makhluk yang mempunyai sifat sosial. Sehingga dengan begitu manusia akan membutuhkan komunikasi dengan satu individu dengan individu lainnya. Selain itu, manusia juga mempunyai akal dan pikiran untuk berfikir. Oleh karena itu, dari kedua aspek tersebut, digabungkan menjadi satu dan menjadilah sebuah Teknologi komunikasi. Dalam konteks TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) atau ICT (Information and Communication Technology) Teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Tetapi jika kedua jenis teknologi tersebut definisinya dipisah, keduanya memiliki definisi yang berbeda. Maka dapat didefinisikan bahwa teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke yang lainnya. Di era yang maju sangat pesat ini, banyak sekali macam perangkat atau alat yang dapat digunakan sebagai komunikasi. Banyak Teknologi Komunikasi yang berkembang dengan cepat dengan dukungan teknologi yang ada saat ini. Banyak sekali contoh media komunikasi yang berperan dalam kehidupan manusia, seperti internet, handphone maupun gadget seperti smartphone dan sebagainya. Kemajuan teknologi pada hakikatnya merupakan suatu hal positif yang menghasilkan banyak manfaat. Mempermudah setiap aktivitas manusia, tidak hanya tetntang efisiensi  jarak, waktu, dan biaya, tapi juga berbagai kemudahan lainnya. Teknologi yang kian hari kian canggih pun pada perkembangannya menciptakan berbagai varian baru produk-produk teknologi.

BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Sejarah dan Pengertian
            Interaksi merupakan komunikasi antara dua atau lebih objek yang saling mempengaruhi satu sama lain. Interaksi ini tidak akan berjalan dengan baik jika salah satu objek interaksi tidak berjalan dengan baik. Interaksi manusia dan komputer merupakan komunikasi dua arah antara pengguna (user) dengan sistem komputer yang saling mendukung untuk mencapai tujuan tertentu. ACM SIGCHI [1992] mendefinisikan interaksi manusia dan komputer merupakan disiplin ilmu yang mempelajari desain, evaluasi, implementasi dari sistem komputer interaktif untuk dipakai oleh manusia beserta studi tentang faktor-faktor utama dalam lingkungan interaksinya.
            Mengapa interaksi manusia dan komputer? Mekanisme interaksi antara user dengan paket word processing yang banyak digunakan, umumnya berbasis menu dan dikelompokkan untuk merefleksikan fungsi yang dilakukan submenu tersebut. Misalnya, pilihan ‘save’ dan ‘delete’ diklasifikasikan sebagai “operasi file” dan berada dalam satu kelompok yang sama. Jika user kurang teliti atau tidak sengaja terpilih ‘delete’ padahal yang dimaksud adalah ‘save’, maka akibatnya bisa ditebak. Apalagi ditambah dengan tidak adanya dialog/mekanisme konfirmasi pelaksanaan proses ‘delete’ atau buruknya desain mekanisme tersebut. Walaupun akibat dari kesalahan tersebut tidaklah fatal, namun hal ini dapat merugikan user.
            Mengapa kesalahan ini masih saja sering terjadi? Padahal komputer diperkenalkan sebagai ‘user friendly’ dan ‘easy to use’. Apakah desainer tidak memperhitungkan kondisi yang akan/dialami user? Atau karena desainer sudah sangat ahli menggunakan software, sehingga tidak memperhitungkan kemungkinan kesalahan yang akan terjadi?
            Komputer dan peralatan lainnya harus dirancang dengan pemahaman bahwa penggunanya memiliki tujuan atau tugas khusus dan ingin menggunakannya sesuai dengan karakteristik tugas yang akan diselesaikannya tersebut. Agar dapat terpenuhi, perancang sistem perlu mengetahui bagaimana berfikir dalam lingkup tugas user yang sesungguhnya dan  menerjemahkannya ke dalam sistem.
Sejarah interaksi manusia dan komputer dimulai pada tahun 50-an ketika komputer pertama kali diperkenalkan secara komersial. Komputer yang diperkenalkan ini sangat sulit dipakai dan tidak praktis. Kemudian pada tahun 70- an mengalami perkembangan penggunaan teknologi ini secara cepat dan mengagumkan ke berbagai penjuru kehidupan (pendidikan, perdagangan, pertahanan, perusahaan, dan sebagainya).
            Kemajuan teknologi ini juga mempengaruhi rancangan sistem, sehingga muncul isu teknik antarmuka pemakai (user interface) yang diketahui sebagai Man-Machine Interaction (MMI) atau Interaksi Manusia-Mesin. Pada pertengahan tahun 80-an, para peneliti akademis mengenalkan istilah Human-Computer Interaction (HCI) atau interaksi manusia-komputer.
            Evolusi Antarmuka bisa dijabarkan sebagai berikut :
·         Tahun 50an – Antarmuka pada level hardware untuk teknik, contoh: switch panel.
·         Tahun 60-70an – Antarmuka pada level pemrograman, contoh : COBOL, FORTRAN.
·         Tahun 70-90an – Antarmuka pada level instruksi.
·         Tahun 80an – Antarmuka pada level dialog interaksi, contoh :  GUI, Multimedia.
·         Tahun 90an – Antarmuka pada level lingkungan kerja, contoh: Sistem Network, Groupware.
·         Tahun 00an – Antarmuka berkembang dengan luas, contoh : mobile device, interactive screen.
Apa kepentingan IMK?
•  Sudut sasaran
-   Manusia menggunakan komputer setiap hari, manusia tiada masa untuk belajar:
o  Komputer (peralatan) seharusnya mudah digunakan
o  Sistem harus mempunyai desain yang baik
o  Latihan yang minimum
o  Meliputi berbagai pengguna
•  Sudut kemanusiaan
-   Manusia mempunyai kelemahan
-   Kesilapan/ralat mengakibatkan :
o  Kehilangan waktu
o  Kehilangan uang
o  Kehilangan nyawa jika melibatkan sistem yang kritikal
o  Kehilangan semangat
•  Sudut social
Komputer memberikan sumbangan yang besar dalam kehidupan manusia, tidak dapat diabaikan :
-   Pembelajaran anak-anak
-   Member nasihat ahli berdasarkan informasi/sejarah
-   Mengontrol lalu lintas dan lintasan udara
-   Mengontrol kilang kimia / nukler
-   Mengontrol misi angkasa luar
-   dan lain-lain
3.2 Ruang Lingkup
            Interaksi manusia dan komputer memiliki 3 komponen yaitu manusia, komputer dan interaksi. Ketiga komponen tersebut saling mendukung dan berkaitan satu sama lain. Manusia merupakan pengguna (user) yang memakai komputer. User ini berbeda-beda dan memiliki karakteristik masing-masing sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya dalam menggunakan komputer. Komputer merupakan peralatan elektronik yang meliputi hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak). Seperti yang kita ketahui bahwa prinsip kerja komputer terdiri dari input, proses dan output. Komputer ini akan bekerja sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh pengguna. User memberi perintah pada komputer dan komputer mencetak/menuliskan tanggapan pada layar tampilan.
              Ketika kita sedang memberikan instruksi atau memasukkan data ke dalam komputer ini, secara tidak sadar kita telah berinteraksi dengan komputer tersebut. Biasanya interaksi manusia dan komputer ini terjadi melalui suatu tampilan interface (antarmuka), seperti ditunjukkan pada gambar berikut :

Konteks interaksi manusia dan komputer dikenal dengan UHCD yaitu:
•  U merupakan user atau konteks tempat user berada.
-   U1, organisasi sosial dan lingkungan kerja ; meliputi aspek sosial dan organisasi, kultur kerja, alur kerja, hierarki organisasi, aktifitas global organisasi dan kebutuhan organisasi.
-   U2, pengguna yang menggunakan aplikasi komputer untuk memenuhi kebutuhan tertentu
-   U3, proses adaptasi manusia dan komputer
o  adaptasi sistem : kostumisasi sistem
o  adaptasi pengguna : kenyamanan belajar, metode pelatihan
o  Panduan pengguna : manual pengguna, dokumentasi sistem, maintenance sistem dan penanganan error. 
•  H merupakan human (manusia)
-   H1, pemrosesan informasi pada manusia
o  Bagaimana agar sistem mudah dipahami, dipelajari dan digunakan 
o  Ingatan, persepsi, perhatian, penyelesaian masalah, pembelajaran dan perolehan kemahiran, motivasi 
-   H2, penggunaan bahasa, cara komunikasi dan interaksi manusia terhadap mesin
o  Penggunaan bahasa untuk menciptakan interaksi yang nyaman 
o  Penggunaan bahasa : syntax, semantik, pragmatik 
o  Penggunaan bahasa khusus (symbol, interaksi dalam bentuk grafik, dll)
-   H3, faktor Ergonomi.
o  Aspek kenyamanan dalam penggunaan sistem 
o  Penyusunan tampilan layar 
o  Sensor dan efek persepsi teknologi ltampilan layar
o  Kognitif dan keterbatasan sensor manusia 
o  Kelelahan dan kesehatan pengguna 
•  C merupakan komputer
-   C1, piranti masukan dan keluaran
o  Konstruksi teknis peralatan input-output yang menghubungkan manusia dan mesin/komputer
o  Karakteristik, kelebihan dan kekurangan input-output device
-   C2, berbagai teknik dialog; interaksi dapat dilihat sebagai dialog antara manusia dan komputer.
-   C3, model/gaya dialog
o  Penggunaan gaya/metode dalam interaksi manusia-komputer
o  Gaya interaksi yang umum dipakai : antar muka baris perintah (command line), bahasa sehari-hari (natural language), pertanyaan/jawaban dan dialog pertanyaan (query), WIMP (Windows, Icons, Menus, and Pointers).
-   C4, komputer grafik ; konsep dasar pada tampilan grafis komputer
o  Geometri 2 dan 3 dimensi, transformasi linear
o  Tampilan warna 
o  Teknik-teknik grafika komputer yang lain.
-  C5, merancang dialog secara keseluruhan(arsitektur dialog).
o  Multiuser interface achitecture 
o  Window manager models
•  D merupakan proses pengembangan
-   D1, pendekatan desain; penggunaan metode pengembangan software
-   D2, teknik dan kakas untuk implementasi
o  Metode implementasi, pembuatan prototype, representasi data, dan algoritma
o  Penggunaan tool untuk membantu proses implementasi 
-   D3, teknik evaluasi
o  Mengevaluasi kualitas software yang dihasilkan 
o  Tes tingkat pengggunaan dan fungsionalitas sistem 
o  Dapat dilakukan di laboratorium, lapangan, dan dalam kolaborasi dengan pengguna
o  Evaluasi baik dalam desain dan implementasi 
-   D4, Contoh sistem dan studi kasus.
3.3 Antarmuka Manusia Dan Komputer
            Antarmuka pengguna merupakan bagian sistem yang akan dikendalikan oleh pengguna untuk mencapai dan melaksanakan fungsi-fungsi suatu sistem. Antarmuka pengguna ini menggabungkan elemen sistem, elemen pengguna dan interaksi diantara keduanya. Tetapi tampilan antarmuka akan berjalan dengan baik apabila didukung dengan peralatan yang memadai.
            Dalam mendesain antarmuka/interface seharusnya tidak hanya dapat dilihat, disentuh atau didengar, tetapi juga mencakup konsep, kebutuhan user untuk mengetahui sistem komputer, dan harus dibuat terintegrasi ke seluruh sistem.  Layout, tampilan dan navigasi layar sistem akan memberikan efek bagi pengguna melalui banyak cara. Jika hal tersebut rumit dan tidak efisien, maka pengguna akan mengalami kesulitan dalam mengerjakan pekerjan mereka dan relatif melakukan lebih banyak kesalahan. Desain yang buruk akan membuat pengguna takut sehingga tidak akan kembali menggunakan sistem tersebut.
            Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat interface/antarmuka yaitu:
1.      User friendly (ramah dengan pengguna),  Ramah dengan pengguna maksudnya antarmuka yang bagus, mudah dioperasikan, mudah dipelajari, dan pengguna merasa nyaman menggunakan interface tersebut.
2.      Berkualitas tinggi yang dikagumi oleh orang-orang, beredar luas dan sering ditiru. 
Pentingnya perancangan antarmuka pengguna yang baik, karena:
1.      Mengurangi biaya penulisan program Dalam pemrograman antarmuka pengguna grafis, rata-rata 70% penulisan program berkaitan dengan antarmuka.
2.      Mempermudah penjualan produk Suatu produk pertama kali yang dilihat dalah tampilannya, apabila tampilannya menarik biasanya akan menarik minat orang untuk menggunakan apliaksi tersebut.
3.      Meningkatkan kegunaan komputer pada organisasi Dengan antarmuka yang menarik,  biasanya pengguna akan tertarik untuk menggunakan suatu aplikasi komputer.
Dampak antarmuka pengguna yang baik yaitu :
•  Peningkatan produktifitas
•  Mengurangi biaya pelatihan pegawai
•  Mencegah pengambil alihan pegawai
•  Kepuasan pengguna
•  Produksi hasil dengan kualitas yang lebih baik
Penyebab adanya antarmuka yang kurang baik yaitu :
•  Perkembangan teknologi yang sangat cepat
•  Kurangnya pendidikan atau pelatihan yang berkaitan dengan perancangan antarmuka.
•  Penyebaran pengetahuan yang diperlukan untuk merancang antarmuka pengguna yang baik.
•  Koordinasi yang kurang baik dalam pengembangan aplikasi.
Strategi pengembangan antarmuka perlu memperhatikan hal-hal berikut:
•  Pengetahuan tentang mekanisme fungsi manusia sebagai pengguna komputer.
•  Berbagai informasi yang berhubungan dengan karakteristik dialog.
•  Penggunaan prototipe yang didasarkan pada spesifikasi dialog formal yang disusun secara bersama-sama antara calon pengguna dan perancang sistem.
•  Teknik evaluasi yang digunakan untuk mengevaluasi hasil prototipe yang telah dilakukan. 
3.4 Bidang Studi Yang Berperan
            Untuk membangun suatu interaksi antara manusia dan komputer yang baik diperlukan dukungan pengetahuan bidang studi/ ilmu lain, yaitu :
1.      Teknik Elektronika/ Ilmu Komputer. 
Bidang ini membantu memahami perangkat keras dan perangkat lunak yang akan digunakan dalam merancang interaksi manusia dan komputer.
2.      Psikologi.
Bidang ini memberikan pemahaman tentang sifat dan kebiasaan manusia yang berbeda-beda, kemampuan kognitif dalam memecahkan masalah dan ketrampilan motorik pengguna yang beraneka ragam.
3.      Perancangan Grafis dan Tipografi. 
Bidang ini memberikan pemahaman tentang penggunaan rancangan grafis seperti gambar akan lebih bermakna daripada teks/tulisan.
4.      Ergonomik. 
Bidang ini membahas tentang aspek fisik yang mendukung dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman. Karena manusia yang bekerja di depan komputer memerlukan waktu yang lama. Misal: bentuk keyboard, mouse, posisi duduk, dan lain-lain.
5.      Antropologi. 
Bidang ini memberikan pemahaman tentang cara kerja manusia yang kadang berkelompok baik pada waktu dan tempat yang sama maupun berbeda. Kelompok ini biasanya terdiri dari beberapa orang yang mengerjakan tugas sesuai dengan bidangnya masing-masing.
6.      Linguistik.
Linguistik merupakan ilmu yang mempelajari tentang bahasa. Bidang ini akan membantu dalam menciptakan suatu dialog yang diperlukan untuk komunikasi yang memadai antara user dan komputer. Dialog disini biasanya menggunakan bahasa khusus; spt: bahasa grafis, bahasa menu, bahasa perintah, dan lain-lain.
7.      Sosiologi. 
Bidang ini memberikan pemahaman tentang pengaruh interaksi manusia dan komputer dengan aspek sosial masyarakat.
8.      Rekayasa perangkat lunak. 
Faktor ini yang bisa menciptakan suatu program yang efektif, efisien serta user friendly.
9.      Kecerdasan buatan.
Bagian ilmu komputer yang bertujuan agar komputer dapat melakukan pekerjaan sebaik yang dilakukan manusia. Faktor ini berperan penting untuk menciptakan suatu sistem yang handal, canggih dan menyerupai pola pikir manusia.
10.  Multimedia (graphic design) 
Multimedia digunakan sebagai sarana dialog yang sangat efektif antara manusia dan komputer. Dengan adanya multimedia ini, tampilan suatu sistem yang dibuat akan lebih menarik dan lebih mudah dimengerti manusia.

3.5 Tujuan interaksi manusia dan komputer

Tujuan interaksi manusia dan komputer yaitu :
1.  Menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable). 
            Sistem yang dibuat memiliki manfaat dan mudah dioperasikan baik user individu maupun berkelompok.
2.  Fungsionalitas. 
            Fungsi-fungsi yang ada dalam sistem yg dibuat sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan user.
3.  Keamanan.
Semakin meningkatnya teknologi informasi, maka faktor keamanan ini sangat penting untuk ditambahkan dalam sistem yang akan dibuat. 
4.  Efektifitas dan Efisiensi. 
            Efektif dan efisien sangat berpengaruh pada produktifitas kerja dari penggunanya. 

BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Pada tahun 1970 mulai dikenal istilah antarmuka pengguna (user interface), yang juga dikenal dengan istilah Man-Machine Interface (MMI), dan mulai menjadi topik perhatian bagi peneliti dan perancang sistem. Perusahaan komputer mulai memikirkan aspek fisik dari antarmuka pengguna sebagai faktor penentu keberhasilan dalam pemasaran produknya. Istilah human-computer interaction (HCI) mulai muncul pertengahan tahun 1980-an sebagai bidang studi yang baru. Istilah HCI mengisyaratkan bahwa bidang studi ini mempunyai fokus yang lebih luas, tidak hanya sekedar perancangan antarmuka secara fisik.
              Sejarah interaksi manusia dan komputer dimulai pada tahun 50-an ketika komputer pertama kali diperkenalkan secara komersial. Komputer yang diperkenalkan ini sangat sulit dipakai dan tidak praktis. Kemudian pada tahun 70- an mengalami perkembangan penggunaan teknologi ini secara cepat dan mengagumkan ke berbagai penjuru kehidupan (pendidikan, perdagangan, pertahanan, perusahaan, dan sebagainya). 
           Kemajuan teknologi ini juga mempengaruhi rancangan sistem, sehingga muncul isu teknik antarmuka pemakai (user interface) yang diketahui sebagai Man-Machine Interaction (MMI) atau Interaksi Manusia-Mesin. Pada pertengahan tahun 80-an, para peneliti akademis mengenalkan istilah Human-Computer Interaction (HCI) atau interaksi manusia-komputer.

4.2 Referensi


Untuk versi Ms.Word silahkan KLIK DISINI
Untuk versi PPT silahkan KLIK DISINI

Semoga bermanfaat


~ Sekian ~

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate

Tentang Saya

Foto saya
Kendal, Jawa Tengah, Indonesia

Popular Posts

Viewer

Pengikut


Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.