TEKNOLOGI 5G
Beberapa tahun belakang ini telah menjadi isu yang menarik tentang generasi ke lima (5G) untuk kemudian menjadi sebuah standar telekomunikasi yang baru. Seperti telah kita ketahui tentang Long-term Evolution (LTE) yang menjadi bagian dari generasi ke empat (4G), perkembangan generasi ke empat ini telah mencapai titik kesempurnaan. Kemudian dari berbagai kalangan mulai akademisi, bisnis dan pemerintahan mencoba memikirkan teknologi apa yang akan dikembangkan kemudian?. Melalui data tahunan dari Visual Network Index (VNI) yang telah dirilis oleh Cisco, bahwa perkembangan komunikasi nirkabel akan berkembang dengan pesat. Alat yang mendukung seperti smartphones, tablet, dan video streaming. VNI juga meramalkan bahwa peningkatan akan terjadi dengan pesatnya pada tahun 2020.
5G hanya singkatan generasi kelima dan mengacu pada standar nirkabel seluler berikutnya dan terbaru berdasarkan IEEE 802.11ac standar teknologi broadband, meskipun standar formal untuk 5G belum ditetapkan. koneksi 5G harus didasarkan pada pengalaman pengguna, kinerja sistem, layanan ditingkatkan, model bisnis dan manajemen & operasi '.
Dan menurut Ponsel Asosiasi Speciale Groupe (GSMA) untuk memenuhi syarat untuk 5G sambungan harus memenuhi sebagian dari delapan kriteria ini:
Satu untuk koneksi 10Gbps untuk mengakhiri poin di lapangan
Satu milidetik end-to-end round trip delay
1000x bandwidth per satuan luas
10 sampai 100x jumlah perangkat yang terhubung
(Persepsi) ketersediaan 99,999 persen
(Persepsi) persen cakupan 100
90 persen pengurangan penggunaan energi jaringan
Hingga hidup baterai sepuluh tahun untuk daya rendah, perangkat mesin-jenis.
Sebuah koneksi internet yang handal, nirkabel dapat bergantung pada jumlah perangkat yang terhubung ke satu saluran. Dengan penambahan 5G untuk spektrum nirkabel, ini bisa menempatkan kita pada risiko kepadatan penduduk rentang frekuensi. "Standar ponsel sekarang 4G memiliki potensi untuk memberikan 100-Mbps. 5G menawarkan untuk mengambil yang menjadi multi-gigabit per detik, sehingga menimbulkan 'Gigabit Smartphone' dan mudah-mudahan membunuh layanan inovatif dan aplikasi yang benar-benar membutuhkan jenis konektivitas bahwa hanya 5G dapat menawarkan, "kata Paul Gainham, direktur senior, SP Pemasaran EMEA di Juniper Networks Masa depan 5G.
5G masih dalam pengembangan, itu belum terbuka untuk digunakan berfungsi penuh oleh siapa saja. Namun, Verizon telah melaporkan bahwa dalam tujuh bulan ke depan, mereka akan pengujian lapangan 5G dengan pelanggan.
Berikut beberapa definisi Internet 5G yang telah ditetapkan agar menjadi standar.
- 5G atau kecepatan 20 Gbps akan cukup cepat untuk mengunduh film HD ukuran 8 GB dalam enam detik,
- Jaringan 5G diharapkan berjalan terus-menerus tanpa tiba-tiba drop out.
- 5G dapat memungkinkan mobil tanpa sopir dan jalan raya terhubung untuk mengkomunikasikan informasi tentang kecelakaan mobil yang berada di depan dan akan menghentikan mobil sebelum terjadi tabrakan.
- 5G dapat memungkinkan orang untuk mengontrol mesin berat dari jarak 5 mil jauhnya.
- 5G dapat memungkinkan perusahaan untuk menyebarkan iklan ke pelanggan di kawasan publik berdasarkan riwayat browsing mobile mereka.
- 5G dapat memungkinkan orang menggunakan perangkat mobile untuk menemukan ruang parkir yang tersedia di kota, tanpa harus mendaftar untuk layanan tertentu.
- 5G dapat memungkinkan dokter melakukan operasi jarak jauh, dengan mengendalikan robot di ruang operasi.
Model 5G
Penelitian tentang 4G saat ini sudah hampir pada tahap akhir, implementasi di beberapa negara sudah mulai dilakukan. Beberapa peneliti sekarang sedang memikirkan untuk generasi yang akan datang yaitu 5G (Fifth Generation). Konsentrasi terhadap teknologi ini adalah dengan menghasilkan kecepatan data yang sangat tinggi dan latency yang sangat rendah. Berikut merupakan beberapa target yang ingin dicapai pada generasi kelima ini.
A. Arsitektur Perangkat yang terpusat.
Base station secara arsitektur harus terpusat untuk komunikasi selular. Dengan mempertimbangkan konsep uplink dan downlink, sistem kontrol dan kanal data serta dapat memberikan informasi tentang prioritas routing antar node.
1. Milimeter Wave (mmWave)
Ketika saat ini penggunaan spektrum frekuensi menjadi sangat langka, terutama di indonesia dengan banyaknya operator telekomunikasi. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan mmWave. Teknologi mmWave telah di standarkan untuk komunikasi layanan jarak pendek (IEEE 802.11ad) dan dapat digunakan untuk backbone jaringan komunikasi.
2. Massive MIMO
Massive Multiple Input Multiple Output (MIMO) diajukan dengan menggunakan banyak antena sehingga kanal semakin besar, komunikasi dengan beberapa perangkat dapat terjalin dengan baik. Fokus dari massive mimo adalah pengaruh energi yang dihasilkan menjadi lebih kecil untuk komunikasi intra dan intercell.
3. Perangkat yang lebih Pintar
Pada generasi sebelumnya perangkat dibuat hanya memikirkan pada generasi tertentu saja, sehingga komunikasi antara generasi satu dengan generasi yang lain tidak dapat terjalin dengan baik. Pada generasi kelima ini, diharapkan perangkat dapat berkomunikasi dengan beberapa layer yang berbeda dari protokol stack.
4. Komunikasi mesin ke mesin (M2M Communication)
Komunikasi mesin ke mesin pada generasi kelima meliputi 3 dasar kebutuhan dari teknologi terkini dan teknologi yang lalu : mendukung layanan massive nomor untuk perangkat dengan kecepatan yang rendah, mempertahankan kecepatan minimal data untuk segala kondisi dan mampu mempertahankan delay yang sangat rendah untuk berkirim data.
REFERENSI:
https://miqbal.staff.telkomuniversity.ac.id/5g-fifth-generation/
http://riyandayani.blogspot.com/2016/11/pengertian-5g-dan-cara-kerjanya.html
https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20150622154746-185-61626/kecepatan-internet-5g-mulai-disepakati-internasional





Tidak ada komentar:
Posting Komentar